11 Persiapan Sebelum Memulai Trading Forex

11 Persiapan Sebelum Memulai Trading Forex

Diperlukan sejumlah persiapan supaya trader bisa mendapat trading. Trader paling tidak harus paham prinsip dasar trading, misalnya mencari sinyal masuk dan keluar trading, juga aspek lain yang diperlukan. Dengan mengetahui sejumlah aspek terkait trading, hampir bisa dipastikan jika trading berakhir dengan keberhasilan. Poin berikut harus jadi pertimbangan utama sebelum membuka trading dalam forex.

1. Pikirkan Tujuan dan Pengeluaran

Jika menganggap trading itu sama dengan bisnis, maka pikirkan tentang tujuan yang ingin dicapai dari trading dan pengeluaran yang ingin dihabiskan untuk tiap trading. Tujuan utama trading yaitu mencari profit, dan pengeluaran yang dimaksud yaitu untuk biaya trading dan risiko kekalahan. Bagian dari kesuksesan trader yaitu mampu menyeimbangkan antara tujuan utama dengan biaya yang ingin dihabiskan sesuai besaran resiko yang muncul.

2. Tentukan Rencana

Sebagai contoh anda ingin membuka pabrik kaleng alumunium, pengusaha pasti akan berpikir tentang segala hal sebelum bisnis dimulai. Termasuk cara membuat kaleng, siapa yang akan membeli, juga lainnya. Investasi forex juga butuh perlakuan sama. Trader harus punya rencana trading yang berisi sejumlah aturan yang harus diikuti saat dalam market. Rencana ini setidaknya harus memuat dua hal, yaitu terkait aspek teknikal juga aspek fundamental.

3. Tentukan Target Berdasarkan Rencana

Rencana yang sudah dibuat akan berperan sebagai pondasi yang memungkinkan trader mendapat target profit realistis. Sesaat setelah menyusun rencana, trader perlu mengevaluasi secara mendalam menggunakan beragam simulasi, lewat akun demo atau backtesting misalnya.

Evaluasi dimaksudkan untuk mengetahui seberapa bagus rencana trading yang sudah dibuat.

4. Tentukan Pengeluaran Berdasarkan Rencana

Misalnya saja, berapa prosentase pengeluaran yang dialokasikan untuk rata-rata kekalahan sebelum mencapai target yang dicanangkan? Penting juga untuk mengetahui berapa lama modal akan habis, dan asumsi ini bisa didapat dari hitung-hitungan matematis. Selalu hitung semua variabel yang terkait, misalnya tentang penyusutan maksimal, lama periode penyusutan rata-rata, juga kemungkinan kehilangan modal sama sekali.

5. Tentukan Besaran Modal

Jika sudah memiliki rencana tentang profit target dan pengeluaran, selanjutnya tentukan besaran modal yang dibutuhkan supaya rencana yang dibuat dapat tereksekusi. Strategi trading berbeda tentunya butuh besaran modal yang berbeda pula, ini yang harus dipahami sebelum membuka trading. Besaran modal juga bisa ditentukan oleh seberapa banyak profit yang ingin dicapai. Logikanya, lebih banyak modal yang dipakai, profit jelas makin besar.

6. Buat Simulasi

Simulasi yang dimaksud bisa dilakukan dengan backtesting atau akun demo. Membuat gambaran trading sangat krusial karena bisa memberi kesempatan trader untuk melihat strategi berjalan sesuai harapan, atau justru berjalan tak normal. Bila diperlukan, lakukan backtesting dengan data historis market dari 10 tahun lalu untuk mendapat gambaran besar tentang market.

7. Berpikir Skenario Terburuk

Berpikirlah tentang skenario terburuk, yang mana strategi yang dipilih terlalu berisiko besar saat digunakan. Tiap trader pasti akan mengetahui semisal situasi seperti ini terjadi. Yang paling penting yaitu tentang apa yang harus diambil saat skenario buruk benar-benar terjadi, dan trader dituntut untuk berpikir cepat dalam hal ini.

8. Lakukan Evaluasi Berkala

Persiapan penting lain terkait trading yaitu melakukan evaluasi tentang performa trading secara harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan.  Sangat penting untuk mengetahui jumlah pengeluaran yang sudah dihabiskan selama trading untuk jangka waktu tertentu, apakah sesuai rencana atau tidak. Bahkan jika target profit sudah terpenuhi dari beberapa trading yang dilakukan, evaluasi tetap penting karena merupakan bagian penting dari survival.

9. Jangan Merubah Rencana Jika Berjalan Baik

Jika semua hal berjalan sudah sesuai apa yang direncanakan, untuk apa merubahnya? Merubah target atau menambah pengeluaran hanya akan merusak strategi yang sudah berjalan. Padahal strategi yang sudah berjalan sudah terbukti efektif memberi profit sesuai apa yang sudah direncanakan.

10. Jangan Merubah Target Atau Menambah Pengeluaran

Saat sistem sudah berjalan baik, trader kerap menaikkan tingkat risiko dengan harapan profit meningkat. Padahal yang terjadi bisa saja sebaliknya. Tiap perubahan dalam rencana trading memerlukan evaluasi total dari target profit dan pengeluaran. Padahal komitmen tinggi dalam menjalankan rencana trading yang sudah dibuat merupakan sikap penting yang menjadi bagian dari kesuksesan trader.

11. Menyusun Trading Plan

Menyusun trading plan sangat penting agar tarading anda teratur dan terstruktur. Agar anda tidak gegabah dalam menentukan pilihan dan hasil akhir sesuai dengan keinginan anda. Dan tentunya agar anda terhindar dari efek negatif psikologis trading.

Baca Juga : Cara Menyusun Trading Plan

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *